an university student of microbiology Bandung Institute of Technology

a person with choleric personality type
i describe myself with 3 words
sensitive,dependable,faithful

my point of success:
1. invent something which beneficial to people i love
2. have my own business management
3. be a professor (hohohohoho)


Text

Dec 15, 2011
@ 1:55 pm
Permalink

Coba-Coba

binlatif:

(sqrt(cos(x))*cos(200*x)+sqrt(abs(x))-0.7)*(4-x*x)^0.01, sqrt(9-x^2), -sqrt(9-x^2)

Copy tulisan ini dan masukkan dalam form pencarian google.com, lalu tekan enter. 

Selamat mencoba :)


Text

Aug 14, 2011
@ 9:58 am
Permalink
90 notes

Mulan is the best Disney princess. She joined the army, made everyone think she was a guy, made the captain think he was gay, totally defeated the huns, and saved China. All Sleeping Beauty ever did was wake up.

amaliahasnida:

She kicked ass! Yeah!

(Source: bubbleteas)


Photo

Aug 1, 2011
@ 8:22 am
Permalink

gagaangga:

Ini juga buat sendiri! biar gak nunda2 kerjaan.. hehehe

gagaangga:

Ini juga buat sendiri! biar gak nunda2 kerjaan.. hehehe


Photo

Jun 30, 2011
@ 9:00 pm
Permalink
1,679 notes

(via 500-daysofsummer)


Quote

Jun 16, 2011
@ 8:27 pm
Permalink

“usaha sama dengan gaya dikali jarak. Jadi klo kamu dorong sesuatu & ga bergerak, berarti usahanya nol. Kamu gaya doang”

Bener juga.. sy banyak gaya

— status facebook temen (dr dosen Fisika TPB)


Photo

Jun 9, 2011
@ 4:58 am
Permalink
13 notes

fuckyeahganeca:

Balada tingkat akhir, tiada akhir.
via dinoyonid

fuckyeahganeca:

Balada tingkat akhir, tiada akhir.

via dinoyonid


Link

Jun 5, 2011
@ 1:30 pm
Permalink
259 notes

HANYALAH SEBUAH CATATAN BAGOES: Keajaiban Bangunan-Bangunan di ITB (Speaking Building, by IMA-G,2008) »

ardwina:

wahyupratomo:

1. BAGIAN UTARA

.

Sabuga

Arsiteknya Slamet Wirasonjaya. Desain Sabuga diinspirasi oleh bentuk Candi Borobudur dan Kampus ITB. Wright menjadi sumber inspirasi yang melahirkan bentuk setengah kubah yang dikitari oleh relung-relung. Di dalam kubah…

(via tjatatan-poenja-bagoes)


Quote

Jun 5, 2011
@ 6:08 am
Permalink

What will I see in 22 March and 7 April??
Walk and then run…


Photo

Jun 5, 2011
@ 5:54 am
Permalink
104,370 notes

The last generation with “common” sense

The last generation with “common” sense

(via suarahatimujahidah)


Text

Jun 4, 2011
@ 7:17 pm
Permalink

Renungan: orang paling kaya.

Sebenarnya tulisan ini bersumber dari milist SENYUM-ITB yang entah mengapa saya bisa diaprove oleh sang moderator (admin), hhe

Berikut beberapa paragraf yg sy ambil dari email tersebut, bbrp tidak sy tulis lg di sini krn menurut sy ini inti sy sy dptkan:

Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan,
لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى
 النَّفْسِ

 “Kekayaan tidaklah diukur dengan banyaknya harta, namun kekayaan yang
 hakiki adalah kekayaan hati.” (HR. Bukhari dan Muslim; dari Abu
 Hurairah)


 Kaya hati, atau sering diistilahkan dengan “qana’ah“, artinya adalah
‘nrimo (menerima) dan rela dengan berapa pun yang diberikan oleh Allah
 Ta’ala.

 Berapa pun rezeki yang didapatkan, dia tidak mengeluh. Mendapat rezeki
 banyak, bersyukur; mendapat rezeki sedikit, bersabar dan tidak
mengumpat.

 Andaikan kita telah bisa mengamalkan hal di atas, saat itulah kita bisa
 memiliki kans besar untuk menjadi orang terkaya di dunia.
 Ujung-ujungnya,
 keberuntunganlah yang menanti kita, sebagaimana janji Rasulullah
 shallallahu ‘alaihi wa sallam,
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ أَسْلَمَ وَرُزِقَ كَفَافًا وَقَنَّعَهُ اللَّهُ بِمَا
 آتَاهُ

“Beruntunglah orang yang berislam, dikaruniai rezeki yang cukup, dan dia
 dijadikan menerima apa pun yang dikaruniakan Allah (kepadanya).” (HR.
 Muslim; dari Abdullah bin ‘Amr)

Berdasarkan barometer di atas, bisa jadi orang yang berpenghasilan dua
puluh ribu sehari dikategorikan orang kaya, sedangkan orang yang
berpenghasilan dua puluh juta sehari dikategorikan orang miskin.
Pasalnya,orang pertama merasa cukup dengan uang sedikit yang  didapatkannya.
Adapun orang kedua, dia terus merasa kurang walaupun uang yang didapatkannya sangat banyak.

Bagaimana mungkin orang yang berpenghasilan dua puluh ribu dianggap berkecukupan, padahal ia harus menafkahi istri dan anak-anaknya?
Ya, selain karena keberkahan yang Allah limpahkan dalam hartanya, juga
karena ukuran kecukupan menurut Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam
adalah sebagai berikut,

 مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِي سِرْبِهِ، مُعَافًى فِي جَسَدِهِ،
»> عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ، فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
“Barangsiapa yang melewati harinya dengan perasaan aman dalam rumahnya,
sehat badannya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seakan-akan ia
 telah memiliki dunia seisinya.” (HR. Tirmidzi; dinilai hasan oleh
 Al-Albani)

Demikian renungan ini, mudah2an mengingatkan kita yang sering lupa
dengan kehidupan akhirat karena sibuk mencari segenggam berlian.